Ciri-Ciri Minyak Jelantah dan Kenapa Tidak Baik Dipakai Berulang Kali

Minyak goreng mengalami perubahan setelah digunakan dan dipanaskan berulang. Karena itu penting membedakan minyak yang masih digunakan dari minyak bekas yang sudah sebaiknya dipisahkan.

Warna semakin gelap

Pemanasan dan sisa bahan makanan dapat membuat minyak berubah warna dibanding minyak baru.

Bau dapat berubah

Minyak yang telah digunakan berkali-kali dapat menghasilkan aroma tengik atau menyengat.

Kekentalan dapat meningkat

Perubahan kimia selama pemanasan berulang dapat memengaruhi karakter minyak.

Kenapa sebaiknya tidak terus digunakan?

Kementerian Kesehatan menjelaskan bahwa pemanasan minyak berulang dapat menyebabkan kerusakan kimia dan menghasilkan senyawa yang tidak diinginkan. Karena itu penggunaan minyak secara berulang perlu dibatasi.

Pisahkan setelah menjadi jelantah

Setelah tidak digunakan untuk memasak, dinginkan lalu simpan terpisah dalam wadah tertutup agar dapat disalurkan untuk pengelolaan lebih lanjut.

Punya minyak jelantah yang ingin dijual?

Kirim lokasi dan estimasi volume melalui WhatsApp 0813-1796-9984.

Hubungi WhatsApp